Nama
: Azmi Fitria Pratiwi
NIM:
4201411144
Prodi: Pend. Fisika
Rombel: 1
Mata Kuliah: Matematika
Dasar untuk Fisika
Tugas
Individu
I.
Pendahuluan
A. Latar
Belakang
Alam semesta ini memiliki rahasia yang
kita sebagai manusia sulit untuk memahaminya. Allah menciptakan alam semesta
ini untuk kita nikmati dan kita jaga. Untuk itu kita perlu bertafakur agar kita
selalu bersyukur terhadap apa yang ada, yang Allah berikan kepada kita.
Allah
yang telah menciptakan seluruh alam semesta ini. Dan Allah menurunkan Al-Qur’an
yang isinya sangat lengkap dan juga mengandung ilmu pengetahuan. Saya menulis
makalah ini untuk mengingatkan kepada kita semua tentang kebesaran Allah dan
agar kita senantiasa bersyukur.
B.
Tujuan
i.
Meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan
kita kepada Allah
ii.
Meningkatkan rasa syukur kita kepada
Allah
II.
Pembahasan
Makalah
Matematika
Saya pernah mengalami masalah dalam suatu pekerjaan dan setiap
orang pasti pernah mengalami masalah itu. Saya pernah baca di buku ESQ tentang
rumus matematika dibawah ini yang dapat kita analogikan dengan hubungan kita
kepada Tuhan.
1/0=∞
Angka 1 apabila dibagi nol hasilnya hampir mendekati tak
terhingga. Artinya , apabila kita menuhankan Allah Yang Esa dan kemudian kita
meletakan diri kita sebagai hamba, dengan men”zero”kan diri di hadapan-Nya atau
mensucikan hati atau mengikhlaskan. Maka kita akan menuju dan taqarrub
(mendekatkan diri pada Allah) kepada Kekuatan Sang Maha Tak Terhingga. Artinya,
Allah Al-Qahhar akan menolong kita dengan kekuatannya yang tak terhingga. Kalau menurut saya pengertian rumus itu saya
rubah sedikit yaitu apabila kita melakukan suatu kegiatan dengan mengikhlaskan
segala perbuatan kita, maka kita juga akan mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga. Dengan menganalogikan seperti itu, saya dapat motivasi lebih jika
melakukan suatu kegiatan. Oleh karena itu kita harus ikhlas dalam suatu
pekerjaan dan rumus itu yang mengingatkan saya ketika mengalami masalah, saya
harus ikhlas menjalaninya agar mendapatkan sesuatu yang menakjubkan. Saya tidak
perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada kemudahan.
Dan itu menjadi penyemangat saya ketika saya mengalami masalah.Saya percaya
itu. Karena Allah sudah menjanjikannya di Q.S Al-Insyiroh ayat 5 dan 6.
Ada
juga pengalaman tentang air.
Air merupakan unsur yang vital dalam kehidupan manusia. Seseorang tidak dapat
bertahan hidup tanpa air, karena itulah air merupakan salah satu penopang hidup
bagi manusia. Dalam kimia, air disebut sebagai H2O. Kalau kita
renungkan air terdiri dari unsur hidrogen dan juga unsur oksigen. Unsur
hidrogen dan unsur oksigen merupakan unsur yang berbentuk gas tapi setelah
direaksikan bersama hidrogen dan juga oksigen membentuk zat baru yang berbeda
dari asalnya yaitu H2O atau air yang berbentuk cair. Dari sini kita
dapat melihat kebesaran dan kekuasaan Allah. Kenapa itu bisa terjadi...? Yah
itu merupakan wujud kebesaran Allah. Berbicara tentang air, saya sering
berfikir kenapa hujan bisa terjadi. Saat SD kita diberi tahu tentang peristiwa
pembentukan hujan. Ternyata tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam
Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai
pembentukan hujan,
"Dialah
Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah
membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya
bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka,
apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba
mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)
Subhanallah
sekali, ternyata hujan telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan begitu jelas.
Tidak heran kalau setiap hujan saya selalu terpukau kenapa bisa jadi hujan.
Hujan memberikan manfaat bagi makhluk hidup. Manusia sangat membutuhkan air,
apabila setahun tidak turun hujan maka akan terjadi kekeringan. Itu akan
membuat manusia kesusahan dan akan menyebabkan kelaparan. Karena manusia perlu
air untuk mandi, cuci, masak dan minum. Selain itu tumbuhan dan hewan juga akan
kesusahan karena tumbuhan dan hewan juga perlu air untuk minum. Maka ketika
Allah menurunkan hujan maka makhluk hidup yang ada di bumi akan gembira. Oleh
karena itu kita patut bersyukur kepada Allah dan meningkatkan rasa iman dan
taqwa kita kepada Allah.
Kita harus
ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses
pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan
menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb.
Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak
mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu. Kita patut bersyukur dan tetap
mempelajari Al-Qur’an karena Al-Qur’an merupakan sumber dari semuanya.
ALAM SEMESTA
Setiap
kita pergi ke pegunungan dan laut apakah kita pernah berfikir? Siapakah pencipta
semua ini? Saya selalu berfikir ini, semua yang saya lihat adalah ciptaan Allah
yang Maha Besar. Semua yanga ada di jagad raya ini sudah diatur oleh Allah SWT.
Buah jatuh dari pohonnya ke bawah, tidak ke atas karena ini memang sudah diatur
oleh Allah. Allah menciptakan gravitasi agar bumi dan planet serta benda-benda
luar angkasa tidak saling bertabrakan. Dan dengan mentadaburi alam kita akan
semakin yakin bahwa Allah itu Maha Besar dan Maha Kuasa. Tak ada yang bisa
menandingi Allah. Dan Allah menciptakan semua ini pasti ada tujuannya.
Contohnya mengapa bentuk bumi bulat tidak kotak. Ini dikarenakan agar bumi
mudah melakukan rotasi dan revolusi bumi. Sehingga manusia dan makhluk lain
bisa tinggal di bumi. Coba saja kalau bumi itu kotak, bumi tidak akan bisa
berotasi dan separoh dari bumi akan mengalami panas yang sangat luar biasa yang
dapat membakar tubuh. Dan separoh atau bumi sebelahnya akan mengalami keadaan
yang sangat dingin sehingga tidak memungkinkan untuk ditinggali oleh manusia.
Oleh karena itu kita harus percaya bahwa Allah menciptakan sesuatu pasti ada
tujuannya.
III.
Penutup
A. Kesimpulan
a) Dalam melakukan pekerjaan harus
dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga.
b) Tidak
perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada kemudahan
(Q.S Al-Insyiroh ayat 5 dan 6).
c) Allah menurunkan Al-Qur’an yang
merupakan sumber dari segalanya.(Sosial, politik, ilmu pengetahuan dan
lain-lain).
d) Allah menciptakan sesuatu di dunia
ini pasti ada tujuannya.
B. Saran
a) Kita harus bersyukur terhadap apa
yang diberikan Allah
b) Dalam melakukan pekerjaan kita harus
melakukannya dengan ikhlas karena Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga.
c) Kita
tidak perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada
kemudahan.
matematikaku
Rabu, 28 Desember 2011
Selasa, 27 Desember 2011
Tugas Individu 1
Nama
: Azmi Fitria Pratiwi
NIM:
4201411144
Prodi: Pend. Fisika
Rombel: 1
Mata Kuliah: Matematika
Dasar untuk Fisika
Tugas
Individu
I.
Pendahuluan
A. Latar
Belakang
Alam semesta ini memiliki rahasia yang
kita sebagai manusia sulit untuk memahaminya. Allah menciptakan alam semesta
ini untuk kita nikmati dan kita jaga. Untuk itu kita perlu bertafakur agar kita
selalu bersyukur terhadap apa yang ada, yang Allah berikan kepada kita.
Allah
yang telah menciptakan seluruh alam semesta ini. Dan Allah menurunkan Al-Qur’an
yang isinya sangat lengkap dan juga mengandung ilmu pengetahuan. Saya menulis
makalah ini untuk mengingatkan kepada kita semua tentang kebesaran Allah dan
agar kita senantiasa bersyukur.
B.
Tujuan
i.
Meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan
kita kepada Allah
ii.
Meningkatkan rasa syukur kita kepada
Allah
II.
Pembahasan
Makalah
Matematika
Saya pernah mengalami masalah dalam suatu pekerjaan dan setiap
orang pasti pernah mengalami masalah itu. Saya pernah baca di buku ESQ tentang
rumus matematika dibawah ini yang dapat kita analogikan dengan hubungan kita
kepada Tuhan.
1/0=∞
Angka 1 apabila dibagi nol hasilnya hampir mendekati tak
terhingga. Artinya , apabila kita menuhankan Allah Yang Esa dan kemudian kita
meletakan diri kita sebagai hamba, dengan men”zero”kan diri di hadapan-Nya atau
mensucikan hati atau mengikhlaskan. Maka kita akan menuju dan taqarrub
(mendekatkan diri pada Allah) kepada Kekuatan Sang Maha Tak Terhingga. Artinya,
Allah Al-Qahhar akan menolong kita dengan kekuatannya yang tak terhingga. Kalau menurut saya pengertian rumus itu saya
rubah sedikit yaitu apabila kita melakukan suatu kegiatan dengan mengikhlaskan
segala perbuatan kita, maka kita juga akan mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga. Dengan menganalogikan seperti itu, saya dapat motivasi lebih jika
melakukan suatu kegiatan. Oleh karena itu kita harus ikhlas dalam suatu
pekerjaan dan rumus itu yang mengingatkan saya ketika mengalami masalah, saya
harus ikhlas menjalaninya agar mendapatkan sesuatu yang menakjubkan. Saya tidak
perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada kemudahan.
Dan itu menjadi penyemangat saya ketika saya mengalami masalah.Saya percaya
itu. Karena Allah sudah menjanjikannya di Q.S Al-Insyiroh ayat 5 dan 6.
Ada
juga pengalaman tentang air.
Air merupakan unsur yang vital dalam kehidupan manusia. Seseorang tidak dapat
bertahan hidup tanpa air, karena itulah air merupakan salah satu penopang hidup
bagi manusia. Dalam kimia, air disebut sebagai H2O. Kalau kita
renungkan air terdiri dari unsur hidrogen dan juga unsur oksigen. Unsur
hidrogen dan unsur oksigen merupakan unsur yang berbentuk gas tapi setelah
direaksikan bersama hidrogen dan juga oksigen membentuk zat baru yang berbeda
dari asalnya yaitu H2O atau air yang berbentuk cair. Dari sini kita
dapat melihat kebesaran dan kekuasaan Allah. Kenapa itu bisa terjadi...? Yah
itu merupakan wujud kebesaran Allah. Berbicara tentang air, saya sering
berfikir kenapa hujan bisa terjadi. Saat SD kita diberi tahu tentang peristiwa
pembentukan hujan. Ternyata tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam
Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai
pembentukan hujan,
"Dialah
Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah
membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya
bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka,
apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba
mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)
Subhanallah
sekali, ternyata hujan telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan begitu jelas.
Tidak heran kalau setiap hujan saya selalu terpukau kenapa bisa jadi hujan.
Hujan memberikan manfaat bagi makhluk hidup. Manusia sangat membutuhkan air,
apabila setahun tidak turun hujan maka akan terjadi kekeringan. Itu akan
membuat manusia kesusahan dan akan menyebabkan kelaparan. Karena manusia perlu
air untuk mandi, cuci, masak dan minum. Selain itu tumbuhan dan hewan juga akan
kesusahan karena tumbuhan dan hewan juga perlu air untuk minum. Maka ketika
Allah menurunkan hujan maka makhluk hidup yang ada di bumi akan gembira. Oleh
karena itu kita patut bersyukur kepada Allah dan meningkatkan rasa iman dan
taqwa kita kepada Allah.
Kita harus
ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses
pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan
menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb.
Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak
mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu. Kita patut bersyukur dan tetap
mempelajari Al-Qur’an karena Al-Qur’an merupakan sumber dari semuanya.
ALAM SEMESTA
Setiap
kita pergi ke pegunungan dan laut apakah kita pernah berfikir? Siapakah pencipta
semua ini? Saya selalu berfikir ini, semua yang saya lihat adalah ciptaan Allah
yang Maha Besar. Semua yanga ada di jagad raya ini sudah diatur oleh Allah SWT.
Buah jatuh dari pohonnya ke bawah, tidak ke atas karena ini memang sudah diatur
oleh Allah. Allah menciptakan gravitasi agar bumi dan planet serta benda-benda
luar angkasa tidak saling bertabrakan. Dan dengan mentadaburi alam kita akan
semakin yakin bahwa Allah itu Maha Besar dan Maha Kuasa. Tak ada yang bisa
menandingi Allah. Dan Allah menciptakan semua ini pasti ada tujuannya.
Contohnya mengapa bentuk bumi bulat tidak kotak. Ini dikarenakan agar bumi
mudah melakukan rotasi dan revolusi bumi. Sehingga manusia dan makhluk lain
bisa tinggal di bumi. Coba saja kalau bumi itu kotak, bumi tidak akan bisa
berotasi dan separoh dari bumi akan mengalami panas yang sangat luar biasa yang
dapat membakar tubuh. Dan separoh atau bumi sebelahnya akan mengalami keadaan
yang sangat dingin sehingga tidak memungkinkan untuk ditinggali oleh manusia.
Oleh karena itu kita harus percaya bahwa Allah menciptakan sesuatu pasti ada
tujuannya.
III.
Penutup
A. Kesimpulan
a) Dalam melakukan pekerjaan harus
dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga.
b) Tidak
perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada kemudahan
(Q.S Al-Insyiroh ayat 5 dan 6).
c) Allah menurunkan Al-Qur’an yang
merupakan sumber dari segalanya.(Sosial, politik, ilmu pengetahuan dan
lain-lain).
d) Allah menciptakan sesuatu di dunia
ini pasti ada tujuannya.
B. Saran
a) Kita harus bersyukur terhadap apa
yang diberikan Allah
b) Dalam melakukan pekerjaan kita harus
melakukannya dengan ikhlas karena Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga.
c) Kita
tidak perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada
kemudahan.
: Azmi Fitria Pratiwi
NIM:
4201411144
Prodi: Pend. Fisika
Rombel: 1
Mata Kuliah: Matematika
Dasar untuk Fisika
Tugas
Individu
I.
Pendahuluan
A. Latar
Belakang
Alam semesta ini memiliki rahasia yang
kita sebagai manusia sulit untuk memahaminya. Allah menciptakan alam semesta
ini untuk kita nikmati dan kita jaga. Untuk itu kita perlu bertafakur agar kita
selalu bersyukur terhadap apa yang ada, yang Allah berikan kepada kita.
Allah
yang telah menciptakan seluruh alam semesta ini. Dan Allah menurunkan Al-Qur’an
yang isinya sangat lengkap dan juga mengandung ilmu pengetahuan. Saya menulis
makalah ini untuk mengingatkan kepada kita semua tentang kebesaran Allah dan
agar kita senantiasa bersyukur.
B.
Tujuan
i.
Meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan
kita kepada Allah
ii.
Meningkatkan rasa syukur kita kepada
Allah
II.
Pembahasan
Makalah
Matematika
Saya pernah mengalami masalah dalam suatu pekerjaan dan setiap
orang pasti pernah mengalami masalah itu. Saya pernah baca di buku ESQ tentang
rumus matematika dibawah ini yang dapat kita analogikan dengan hubungan kita
kepada Tuhan.
1/0=∞
Angka 1 apabila dibagi nol hasilnya hampir mendekati tak
terhingga. Artinya , apabila kita menuhankan Allah Yang Esa dan kemudian kita
meletakan diri kita sebagai hamba, dengan men”zero”kan diri di hadapan-Nya atau
mensucikan hati atau mengikhlaskan. Maka kita akan menuju dan taqarrub
(mendekatkan diri pada Allah) kepada Kekuatan Sang Maha Tak Terhingga. Artinya,
Allah Al-Qahhar akan menolong kita dengan kekuatannya yang tak terhingga. Kalau menurut saya pengertian rumus itu saya
rubah sedikit yaitu apabila kita melakukan suatu kegiatan dengan mengikhlaskan
segala perbuatan kita, maka kita juga akan mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga. Dengan menganalogikan seperti itu, saya dapat motivasi lebih jika
melakukan suatu kegiatan. Oleh karena itu kita harus ikhlas dalam suatu
pekerjaan dan rumus itu yang mengingatkan saya ketika mengalami masalah, saya
harus ikhlas menjalaninya agar mendapatkan sesuatu yang menakjubkan. Saya tidak
perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada kemudahan.
Dan itu menjadi penyemangat saya ketika saya mengalami masalah.Saya percaya
itu. Karena Allah sudah menjanjikannya di Q.S Al-Insyiroh ayat 5 dan 6.
Ada
juga pengalaman tentang air.
Air merupakan unsur yang vital dalam kehidupan manusia. Seseorang tidak dapat
bertahan hidup tanpa air, karena itulah air merupakan salah satu penopang hidup
bagi manusia. Dalam kimia, air disebut sebagai H2O. Kalau kita
renungkan air terdiri dari unsur hidrogen dan juga unsur oksigen. Unsur
hidrogen dan unsur oksigen merupakan unsur yang berbentuk gas tapi setelah
direaksikan bersama hidrogen dan juga oksigen membentuk zat baru yang berbeda
dari asalnya yaitu H2O atau air yang berbentuk cair. Dari sini kita
dapat melihat kebesaran dan kekuasaan Allah. Kenapa itu bisa terjadi...? Yah
itu merupakan wujud kebesaran Allah. Berbicara tentang air, saya sering
berfikir kenapa hujan bisa terjadi. Saat SD kita diberi tahu tentang peristiwa
pembentukan hujan. Ternyata tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam
Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai
pembentukan hujan,
"Dialah
Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah
membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya
bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka,
apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba
mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)
Subhanallah
sekali, ternyata hujan telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan begitu jelas.
Tidak heran kalau setiap hujan saya selalu terpukau kenapa bisa jadi hujan.
Hujan memberikan manfaat bagi makhluk hidup. Manusia sangat membutuhkan air,
apabila setahun tidak turun hujan maka akan terjadi kekeringan. Itu akan
membuat manusia kesusahan dan akan menyebabkan kelaparan. Karena manusia perlu
air untuk mandi, cuci, masak dan minum. Selain itu tumbuhan dan hewan juga akan
kesusahan karena tumbuhan dan hewan juga perlu air untuk minum. Maka ketika
Allah menurunkan hujan maka makhluk hidup yang ada di bumi akan gembira. Oleh
karena itu kita patut bersyukur kepada Allah dan meningkatkan rasa iman dan
taqwa kita kepada Allah.
Kita harus
ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses
pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan
menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb.
Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak
mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu. Kita patut bersyukur dan tetap
mempelajari Al-Qur’an karena Al-Qur’an merupakan sumber dari semuanya.
ALAM SEMESTA
Setiap
kita pergi ke pegunungan dan laut apakah kita pernah berfikir? Siapakah pencipta
semua ini? Saya selalu berfikir ini, semua yang saya lihat adalah ciptaan Allah
yang Maha Besar. Semua yanga ada di jagad raya ini sudah diatur oleh Allah SWT.
Buah jatuh dari pohonnya ke bawah, tidak ke atas karena ini memang sudah diatur
oleh Allah. Allah menciptakan gravitasi agar bumi dan planet serta benda-benda
luar angkasa tidak saling bertabrakan. Dan dengan mentadaburi alam kita akan
semakin yakin bahwa Allah itu Maha Besar dan Maha Kuasa. Tak ada yang bisa
menandingi Allah. Dan Allah menciptakan semua ini pasti ada tujuannya.
Contohnya mengapa bentuk bumi bulat tidak kotak. Ini dikarenakan agar bumi
mudah melakukan rotasi dan revolusi bumi. Sehingga manusia dan makhluk lain
bisa tinggal di bumi. Coba saja kalau bumi itu kotak, bumi tidak akan bisa
berotasi dan separoh dari bumi akan mengalami panas yang sangat luar biasa yang
dapat membakar tubuh. Dan separoh atau bumi sebelahnya akan mengalami keadaan
yang sangat dingin sehingga tidak memungkinkan untuk ditinggali oleh manusia.
Oleh karena itu kita harus percaya bahwa Allah menciptakan sesuatu pasti ada
tujuannya.
III.
Penutup
A. Kesimpulan
a) Dalam melakukan pekerjaan harus
dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga.
b) Tidak
perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada kemudahan
(Q.S Al-Insyiroh ayat 5 dan 6).
c) Allah menurunkan Al-Qur’an yang
merupakan sumber dari segalanya.(Sosial, politik, ilmu pengetahuan dan
lain-lain).
d) Allah menciptakan sesuatu di dunia
ini pasti ada tujuannya.
B. Saran
a) Kita harus bersyukur terhadap apa
yang diberikan Allah
b) Dalam melakukan pekerjaan kita harus
melakukannya dengan ikhlas karena Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang tak
terhingga.
c) Kita
tidak perlu putus asa dan khawatir karena setelah kesusahan pasti akan ada
kemudahan.
Jumat, 23 Desember 2011
Tugas Kelompok Matematika
Keterkaitan Fungsi, Limit, Kontinu, Turunan dan Integral

Untuk lebih jelasnya dapat download fungsi limit.docx
Mohon maaf mungkin masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam menulis ini. Untuk itu saran dari pembaca sangat diharapkan dan Mohon komentar dari pembaca sekalian n.n
Untuk lebih jelasnya dapat download fungsi limit.docx
Mohon maaf mungkin masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam menulis ini. Untuk itu saran dari pembaca sangat diharapkan dan Mohon komentar dari pembaca sekalian n.n
Langganan:
Postingan (Atom)